Ringkasan Kotbah

Ya Allah Pulihkanlah Kami
Mazmur 80
Pdt. Wahyu Pramudya

Hidup ini mempunyai kejutannya tersendiri. Kejutan adalah hal-hal yang tak kita harapkan namun terjadi. Beberapa kejutan itu melampaui harapan kita sehingga kebahagiaan muncul. Beberapa yang lain tak memenuhi harapan sehingga kesedihan terjadi.

Kesedihan akibat pergumulan itu mempunyai daya goncang dobel dalam kehidupan orang percaya. Pertama, ia harus menghadapi masalah yang ada. Kedua, ia akan bergumul tentang keberadaan Tuhan di tengah masalah yang ada itu. Hal inilah yang melatar belakangi Mazmur 80.


Mazmur 80 adalah ungkapan ketidakberdayaan di tengah situasi hidup yang dialami oleh umat Tuhan pada waktu itu. Situasi mereka digambarkan dalam beberapa ayat yang ada:

•    Kesedihan Ay. 6 Engkau memberi mereka makan roti cucuran air mata, Engkau memberi mereka minum air mata berlimpah-limpah.

•    Kekalahan Ay. 7 Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami, dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.

•    Kesedihan dan kekalan ini masih ditambah dengan persepsi bahwa mereka sedang dihukum oleh Tuhan, hal ini nampak dari ay. 5 TUHAN, Allah semesta alam, berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?.

Ketika Pemazmur dalam situasi yang seperti ini, apa yang ia lakukan? Tiga kali dalam Mazmur 80 ini, ia berseru, “Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.”

Pemazmur menyadari bahwa harapan untuk pemulihan kehidupannya hanya berasal dari Allah, semesta alam. Frasa ”semesta alam” (tsebaoth) merujuk pada Allah yang berkuasa atas langit dan bumi.  Pemazmur menyadari bahwa hanya Allah yang berkuasa yang menjadi harapannya.

•    Pemazmur juga menggambarkan bagaimana Allah bertindak dengan penuh kuasa dalam sejarah umat Tuhan.

•    Ay. 9 Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir, telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu.

Frase selanjutnya “buatlah wajah-Mu bersinar” adalah permohonan akan perkenanan Tuhan. Frase ini punya latar belakang kehidupan kerajaan di mana ketika seorang raja berkenan, maka ia akan memandang ke arah orang yang memohon itu. IIni misalnya terlihat di ay. 15 Ya Allah semesta alam, kembalilah kiranya, pandanglah dari langit, dan lihatlah! Indahkanlah pohon anggur ini.

Harapan pemazmur untuk pemulihan hanyalah pada: kekuasaan dan perkenanan Allah! Pemazmur menggambarkan dirinya seperti pohon Anggur yan hidup atau matinya ditentukan oleh pemiliknya.

Di dalam Yesus Kristus, kita mendapatkan jaminan perkenanan Allah itu. IA sudah mati menebus segala dosa dan kesalahan kita. Di dalam Yesus Kristus, kita menyebut Allah penguasa langit dan bumi itu sebagai “Bapa” Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa 1!"  (Roma 8:15).

Di dalam Kristus, kita mendapatkan jaminan kekuasaan Allah yang memelihara hidup kita. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu (Matius 10:29).

Datanglah pada Kristus! Ia datang mencari yang terhilang


=WP=

Follow Us on Instagram

Menu Utama

Sedang Online

We have 304 guests and no members online