Ringkasan Kotbah

Tema: “Berperan Serta Dalam Kerajaan
Matius 13:47-52
Oleh: Pdt. Irwan Hidajat

Kerajaan: kingship (pemerintahan) Allah, bukan dalam arti kingdom (kekuasaan). Kerajaan Allah: Allah memerintah, berdaulat, mengatur, memimpin hidup kita, bukan diri kita sendiri atau yang lainnya yang mengendalikan/ mengatur hidup kita. Ini berbicara tentang realitas hidup kita sebagai seorang Kristen, tentang bagaimanakah semestinya seorang Kristen itu hidup? Yakni: menempatkan Tuhan sebagai yang berdaulat dan mengatur, mengendalikan, memimpin hidup kita.



Kerajaan Sorga yang dimulai sejak kedatangan Kristus yang pertama, dan akan terus dipenuhkan sampai pada kesempurnaannya, yakni saat kedatanganNya yang kedua kalinya, dimana Kristus, Anak Domba Allah itu akan duduk diatas TahtaNya sebagai Raja, dimana setiap lutut akan bertelut dan segala lidah akan mengaku bahwa Dialah Tuhan.

Jadi perikop ini berbicara tentang Hidup Kristen bersama Kristus, yang memper-Tuhan-kan Kristus, di dalam Kristus, yakni Hidup Kristen Yang Mendengar, Mengenal Dan Menerima Injil (dimana kita meyakini bahwa di titik itu, kita sudah diselamatkan, selaku orang yang percaya), Akan tetapi ternyata masalah masih ada!!!

LAUT

Kondisi yang un-predictable, tidak dapat diduga, tidak bisa diperkirakan, tadinya tenang, tiba-tiba ada badai dahsyat, angin kencang, gelombang tinggi, yang menenggelamkan "yang paling kuat sekalipun" (bdk. Titanic). Kondisi penuh bahaya, yang terlihat maupun tdk terlihat, bahaya mengancam disana sini, bahkan perenang profesional sekalipun, bisa hilang dan mati di tengah lautan.

Laut: menggambarkan dunia, kehidupan saat ini, yang ada di sekitar dan melingkupi kehidupan orang-orang yang hidup di dalam Kerajaan Allah. Namun, laut yang maha dahsyat itu tetap ada ujungnya, yakni: pantai. Garis pantai menandai akhir dari lautan yang berbahaya itu.

PUKAT

Dilabuhkan, ditebarkan di laut. Kata "ditebarkan", dipakai dalam perumpamaan tentang benih yang "ditaburkan", yang dipandang memiliki kesetaraan dan kesamaan, dan ini menunjuk pada Firman Allah.

Firman Allah yang disampaikan, dikhotbahkan, ditegaskan, diperdengarkan, dituliskan kepada/bagi tiap-tiap orang yang "berenang" dalam lautan kehidupan dunia yang penuh dengan godaan, bahaya, tantangan.

Firman Allah yang "menangkap" dengan tiada ampun setiap orang, agar hidupnya benar-benar tunduk di bawah pemerintahan Allah.

SETELAH PENUH

Ada proses/ waktu, hingga tiba pada saat sebagaimana yang Allah kehendaki. Setelah kehendak Allah tercapai/terlaksana, pukat di tarik ke garis pantai  saat lautan kehidupan berakhir.

IKAN YANG TIDAK BAIK

Semua, tidak ada yang lolos, akan terjaring ke dalam pukat, yang baik dan yang tidak baik, untuk kemudian menjalani "Proses Selanjutnya" (bdk. kebangkitan orang mati, akan dialami oleh semua orang, lalu kemudian akan berlanjut pada penghakiman).

Ikan yang tidak baik TIDAK= Ilalang yang tumbuh bersama gandum (Ilalang memang sejak semula berbeda, tidak sama dengan gandum, sengaja ditaburkan oleh si jahat dan hidup di tengah2 tanah <gereja>, bersama-sama dengan gandum, terlihat seolah2 sama, melakukan yang sama, berbicara yang sama, berkegiatan yang sama, tapi sesungguhnya sejak semula, memang orang Kristen "ilalang", tidak pernah benar-benar menjadi Kristen yang sejati).


IKAN YANG TIDAK BAIK: rotten (membusuk)

Membusuk berarti: awalnya baik, sehat, bagus, tapi lama kelamaan atau karena sesuatu dan lain hal, akhirnya membusuk. Ini berbicara tentang seorang Kristen yang mungkin awalnya sungguh-sungguh percaya, mengikut Tuhan, melayani Tuhan, mendedikasikan hidupnya untuk Tuhan, tetapi lama kelamaan, karena satu dan lain hal, bahkan setelah "tertangkap" dengan "pukat" Firman Tuhan, tetapi tetap tidak berubah dan tidak mau sadar dan bertobat. Apa yang terjadi ? dibuang. Tetapi bukan dibuang ke laut, melainkan ke dalam dapur api.


EPILOG

Ahli Taurat yang sudah "instructed" (diajar) oleh Firman, akan mengeluarkan "new treasures" dan "old treasures" dari storeroom (gudang) perbendaharaannya. Mana yang baik untuk disimpan, mana yang lama, usang dan jelek yang harus dibuang.



=IH=

Follow Us on Instagram

Menu Utama

Sedang Online

We have 144 guests and no members online

Aplikasi Warta GKI

Aplikasi Warta "GKI Surabaya" adalah aplikasi yang memuat Warta Gereja, Ringkasan Kotbah, Renungan dll yang disimpan dalam format ebook dan dapat dibaca dari Gadget (HP, tablet) Android, Apple, dan Windows Phone Anda masing-masing.

Dengan adanya aplikasi ini akan mengurangi ketergantungan akan pencetakan warta yang kadang langsung kita buang dan kita dapat menyimpan warta tersebut untuk waktu yang lama.

Selengkapnya...